Select Menu

Ads

Copyright Tajirwannabe.tk 2016. Powered by Blogger.

Wirausaha

Hobi

Circle Gallery

Indonesiana

Islami

Family Time

Video

» » Ini Etika Bergabung dalam Group Whatsapp

Siapa sih pengguna smartphone hari ini yang di ponselnya tidak terinstall Whatsapp? Sejak awal kemunculannya, Whatsapp mampu menjembatani pengguna smartphone lintas platform. Kemampuannya mengirim text, gambar, hingga video membuatnya layak disejajarkan dengan BBM yang merajai aplikasi chatting waktu itu. Bedanya, Whatsapp bisa berjalan di Blackberry, Android hingga Iphone. Dan satu lagi kelebihan Whatsapp, tanpa iklan. Sangat jarang aplikasi bagus yang bebas dari iklan. Tetapi memang pendiri Whatsapp sempat mengatakan bahwa iklan menghina kecerdasan anda. Sepertinya dia memang tidak menyukai kebanyakan iklan. Dan Whatsapp pun menjadi primadona aplikasi chatting, setelah BBM. Bahkan mungkin sekarang sudah mengungguli.

Dalam perkembangannya, Whatsapp juga semakin ramai digunakan sebagai media sosial, dengan fitur groupnya yang semakin tinggi kapasitasnya. Namun perkembangan teknologi memang harus diimbangi dengan adab dalam penggunaannya.

Yang saya tulis di sini bukan berarti aturan baku yang harus kita ikuti. Saya hanya meramu apa yang pernah saya temukan.

Pandai Menahan Diri, Jika Tidak Ada Aturan Group Whatsapp

Tak jarang, gesekan antar penghuni group terjadi karena group tersebut tidak memiliki aturan tertentu. Sehingga satu topik bisa jadi sensitif untuk sebagian anggota, tapi tidak bagi anggota lainnya. Mungkin jika semua anggota group adalah teman dekat, tak ada aturan main dalam group tak masalah. Bahkan mungkin kesalahan salah satu anggota, bisa dengan mudah dimaafkan. Tetapi jika anggota group terdiri dari berbagai latar belakang dan tak semuanya kenal dengan baik? Maka sebaiknya sebelum 'bersuara' pahami dulu latar belakang kebanyakan anggota group.

Secara umum memang penggunaan Whatsapp, harus mempertimbangkan adab yang berlaku dalam kehidupan sosial dunia nyata. Misalnya, mengingatkan seseorang di group, bukan dengan japri atau private message. Hal ini bisa mempermalukan pihak yang sedang diberi nasehat. Jadi nasehat bukan diterima, tapi malah merasa dipermalukan. Atau bahkan lebih parah, mungkin sengaja menjatuhkan seseorang di group. Anda juga pasti tak suka dipermalukan di depan umum.

Ketahui Apa yang Akan Anda Share

Dalam melakukan share juga sebaiknya filter dulu. Anda harus tahu apa yang anda share. Informasi apapun meski remeh, akan menentukan kredibilitas anda. Jangan sampai anda ditegur orang lain karena selalu share informasi hoax di group Whatsapp. Meski anda share hoax, karena peduli dengan teman-teman anda di group. Jadi sebaiknya, tahan diri anda untuk paste atau forward informasi ke Whatsapp, kecuali anda bisa menyandarkan info tersebut pada sumber yang jelas.

Hargai Kuota Internet Orang Lain

Whatsapp sekarang sudah bisa menambahkan caption atau judul untuk setiap file gambar atau video yang kita kirim. Akan sangat baik jika anda menambahkan caption pada setiap gambar apalagi video yang di share di group Whatsapp. Kenapa? Karena tak semua orang seberuntung anda dengan kuota internet yang unlimited dan koneksi 3G atau bahkan 4G LTE. Jadi sangat penting untuk berempati dalam hal ini. Jika gambar yang anda share itu sangat penting, mungkin tak masalah. Tapi jika gambar atau video yang dishare hanya untuk membuat tersenyum atau lelucon? Kasihanilah orang-orang yang hanya menggunakan kuota terbatas atau gonta-ganti kartu SIM untuk menikmati internet.

Kenapa harus memberikan caption? Dengan caption, orang bisa memutuskan untuk mendownload konten multimedia yang dishare itu atau membiarkannya saja (jika tidak menghapus). Tidak semua orang ingin tertawa melihat video anda, karena bisa jadi dia sudah cukup bahagia dengan hidupnya yang sulit untuk ukuran anda.

Dan jangan sekali-sekali memombardir group yang tidak anda kenal semua anggotanya, dengan produk jualan anda. Apalagi satu produk satu gambar. Berikan saja satu link yang mengarahkan ke katalog produk anda. Atau ringkas katalog anda, dengan text. Belajarlah menjadi seller yang baik. Spam hanya dilakukan oleh mereka yang tidak mampu menjual.

Buka Dulu Link yang Akan Anda Share

Mirip dengan poin di atas, anda juga harus memastikan link yang anda share memang betul. Dan jangan gunakan short url atau semacamnya yang mungkin bisa membuat orang ragu membuka atau malah anda menyia-nyiakan kuotanya untuk link yang sebenarnya tidak menarik minatnya.
Ibarat menghidangkan makanan untuk tamu anda. Penting untuk mencicipi apa yang anda sajikan untuk mereka.

Sedang-sedang Saja Dalam Serius atau Bercanda

Jika teman-teman di group Whatsapp sedang membahas hal yang serius, tak perlu anda berusaha mencairkan suasana dengan hal-hal lucu yang belum tentu bisa diterima anggota group lainnya. Dan juga sebaliknya, jika teman-teman anda sedang bercanda, tak perlu anda merusak suasana mereka dengan mengatakan hal yang terlalu serius. Kenapa? Anda tentu tak ingin jadi perusak suasana yang malah membuat anggota lain tak nyaman.

Jadi, bersikaplah bijak. Jangan sampai anda mendzalimi orang lain, pandai-pandailah menempatkan diri. Tahu kapan harus menahan diri, kapan harus diam dan kapan ikut menyampaikan pikiran atau pendapat. Jika dulu ada peribahasa "Mulutmu, harimaumu..." maka sekarang jadi "Jempolmu, harimaumu...".

About Unknown

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply