Select Menu

Ads

Copyright Tajirwannabe.tk 2016. Powered by Blogger.

Wirausaha

Hobi

Circle Gallery

Indonesiana

Islami

Family Time

Video

» » Bukalapak vs Tokopedia

Sebagai pedagang online pemula, memiliki website itu harus. Tapi jika website sudah punya tetapi masih menyisakan keraguan bagi calon pembeli, maka tak ada salahnya jika kita juga memanfaatkan website pihak ketiga yang menyediakan layanan toko online gratis. Dengan pihak ketiga itu, mungkin ada yang dikorbankan, yaitu uang tidak langsung masuk ke rekening kita. Tetapi karena hal itu pula, calon pembeli jadi lebih yakin dan merasa aman dari penipuan.

Alurnya biasanya sederhana, pembeli akan memesan barang, lalu website seperti BukaLapak.com atau Tokopedia.com akan melakukan verifikasi terhadap uang pembeli yang masuk ke rekening mereka, lalu setelah itu baru pesanan disampaikan ke kita sebagai penjual. Proses jadi lebih lama memang, tapi demi keamanan memang kenyamanan harus dikorbankan, ini sudah sebuah keharusan. Jika dalam waktu yang ditentukan kita tidak segera mengirim barang yang dipesan, maka uang pembeli akan dikembalikan oleh pihak ketiga tadi. Aman bukan?

Berbeda dengan website yang cenderung mempertemukan pembeli dan penjual tanpa terlibat dalam transaksinya, BukaLapak.com dan Tokopedia.com memiliki kemiripan dalam konsepnya. Dan saya hanya ingin membahas sedikit perbedaannya. Soal mana yang lebih bagus atau mana yang lebih berpeluang untuk menarik pelanggan, saya kembalikan kepada pembaca sekalian.

Design

Hal yang pertama ingin saya bahas adalah design. Jika Tokopedia.com memiliki design yang mungkin khas toko online dari dulu, cenderung terlihat seperti tabel, maka BukaLapak memberikan kesan yang lebih modern dari sejak pertama saya membukanya. Memang sepertinya BukaLapak.com dibuat oleh orang mengerti sekali tentang bagaimana kenyamanan jual beli online. Dalam hal design dan interface di dalamnya BukaLapak menurut saya lebih nyaman. Dan merubah harga dan stok pun hanya tinggal mengganti angka di masing-masing produknya. Cepat! Untuk Tokopedia, menurut saya masih kalah nyaman dalam mengganti harga, dan ketersediaan stok juga tidak bisa diatur di Tokopedia. Jika barang yang kita jual sudah habis, Tokopedia hanya menyediakan fitur untuk memindahkan produk kita dari etalase ke gudang, yang tidak akan terlihat oleh calon pembeli. Jadi dalam hal ini BukaLapak sepertinya lebih mudah.

Murah

Meski terbilang gratis, tapi kedua situs ini menyediakan layanan yang tidak gratis. Jika kita ingin produk kita tampil di halaman terdepan, ada fitur 'sundul' dari BukaLapak. Terhitung murah karena untuk sekali sundul hanya butuh Rp 100,- saja. Dan paket termurah untuk layanan yang disebut push ini adalah 250 kali push atau 25000 saja, murah bukan? Berbeda dengan BukaLapak, Tokopedia lebih menekankan fitur layanan yang di lock dan tidak bisa digunakan jika kita tidak jadi gold member. Dengan gold member, fitur-fitur yang dikunci akan dibuka. Diantaranya fitur untuk menambahkan orang lain (member Tokopedia) untuk jadi admin di toko kita. Hal ini dimungkinkan untuk terbentuknya admin toko online yang bisa dipekerjakan secara online pula. 

Luar biasa, sebuah ide yang cukup inovatif menurut saya. Barangkali ada member di Tokopedia yang tidak bisa menjual produknya, tetapi bisa menjual jasanya untuk mendapatkan uang dari para penjual. Tapi saya kira harus kenal antara pemilik toko dan calon karyawannya. Dari sini BukaLapak memang lebih murah, karena hanya dengan 25 ribu kita bisa bebas melakukan push ke produk kita agar bisa tampil di depan. Berbeda dengan Tokopedia yang paling murah harus mengeluarkan 300 ribu untuk keanggotaan gold member selama 3 bulan. Cukup serius menurut saya.


Dari murahnya mungkin BukaLapak jauh lebih murah dibanding Tokopedia. Tetapi saya melihat ada perbedaan besar dari target pasar mereka di sini. Jika BukaLapak sepertinya ingin mewadahi pedagang online kecil-kecilan, seperti soal fitur stok barang. Sedangkan Tokopedia lebih menargetkan ke para pedagang online yang lebih serius, karena itu tak tanggung-tanggung dengan fitur gold member yang memungkinkan mereka memiliki banyak admin, yang tidak perlu tahu bagaimana keuangan toko tapi tetap bisa melayani pelanggan.

Fleksibel

Soal fleksibilitas, saya kembali ke soal harga dan stok. Kedua fitur ini memiliki hal yang sangat penting, dan untungnya masing-masing sepertinya punya kelebihan masing-masing. BukaLapak memiliki fitur nego harga. Pembeli tinggal memasukkan harga yang dia inginkan, dan jika harga yang dia tawarkan masuk dalam range yang ditentukan oleh penjual maka penjual akan dikonfirmasi apakah akan menerima tawaran harga dari calon pembeli tadi.

Berbeda dengan BukaLapak, Tokopedia menyediakan fitur harga grosir. Ini mungkin alasan kenapa Tokopedia tidak menyediakan data stok barang. Harga grosir bisa pembeli dapatkan, jika membeli dalam kuantitas tertentu. Menyenangkan bukan? Memang sepertinya Tokopedia ini menyediakan tempat untuk para pedagang menengah ke besar.

OK. Sementara perbandingan yang bisa lakukan baru dalam 3 hal di atas. Untuk kesesuaian mana yang lebih cocok untuk pembaca gunakan, silahkan tentukan sendiri. Tetapi perlu pembaca sekalian ingat. Website toko kita juga penting untuk kita miliki. Jika membuat toko online terasa sulit dan mahal, anda bisa sementara gunakan Blogger (blogspot) untuk website sementara dan jangan lupa beli domain.com untuk branding tokonya. Karena website seperti di atas, bisa jadi merubah kebijakan atau layanannya sewaktu-waktu atau malah menghentikan layanannya. Jadi tetap harus punya 'toko utama' untuk dagangan anda. Sudah memutuskan mau menggunakan BukaLapak atau Tokopedia? Saran saya gunakan keduanya, dan rasakan bedanya. Soal mana yang lebih baik, rasakan saja dan biarkan keduanya bersaing agar jadi lebih baik.

About Unknown

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

4 comments

  1. blog bayaran kayanya nih hehee , tapi menurut saya tampilan tokopedia lebih freh, simple tapi modern

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, gak juga Sep...
      Mungkin memang masih terlalu subyektif dari sudut pandang saya, perbandingannya gak apple to apple dan mungkin masih ada sisi lain yang belum saya bahas agar lebih fair. Tapi saya nulis ini gak dibayar siapapun, cuma nyatet pengalaman pribadi aja. Seperti pendapat si kasep di atas, yang lebih suka tokopedia dari sisi desain saja. Dari keduanya (tokopedia dan bukalapak), saldo transaksi saya sudah sampai di atas 1jt semua kok.

      Delete
    2. saya juga setuju, lebih nyaman belanja di Tokopedia karena tampilannya. menurut saya tulisan diatas adalah pendapat dari sisi penjualnya.

      Delete
  2. Lebih nyaman di Bukalapak sih, praktis dan aman, cepat lagi

    ReplyDelete