Select Menu

Ads

Copyright Tajirwannabe.tk 2016. Powered by Blogger.

Wirausaha

Hobi

Circle Gallery

Indonesiana

Islami

Family Time

Video

» » Jangan Lakukan Ini di Grup Whatsapp!

Ini adalah sambungan dari tulisan sebelumnya tentang etika bergabung dalam group Whatsapp.

Jika sebelumnya, lebih banyak membahas bagaimana berempati dengan anggota group lain, kali ini kita akan lebih membahas tentang aturan-aturan tidak tertulis di grup Whatsapp.

Group Whatsapp ini memang cukup fenomenal saat ini. Karena selain untuk 'guyon' juga bisa digunakan untuk hal-hal serius. Bahkan ada yang membuat grup Whatsapp untuk melakukan kursus bahasa asing gratis. Meski dalam penerapannya, tak jarang masih menggunakan email dan website. Tapi keberadaan group sangat memudahkan koordinasi.

Setiap grup Whatsapp pasti memiliki admin, minimal satu orang (saat ini admin Whatsapp bisa mengangkat anggota group lain jadi admin). Sayangnya tidak semua admin memiliki visi atau tujuan yang jelas akan group yang dia buat. Jadi terkadang, saya juga termasuk yang jadi korban masuk ke group yang tidak jelas peruntukannya. Jadi harap maklum, jika ada beberapa anggota group yang baru diundang masuk, lalu tiba-tiba keluar dengan alasan "maaf, saya sudah terlalu banyak group...".

Nah, jika group 'gojekan' mungkin tak masalah jika aturan tidak dibuat. Toh biasanya juga anggotanya saling kenal dekat. Tetapi jika grup serius? Hati-hati jika kamu jadi admin tapi tidak membuat aturan yang tegas. Bisa-bisa rusak grupnya atau malah lebih parah bubar anggotanya. Nah, meski jadi anggota biasa, kita bisa membantu menjaga grup itu agar tetap terjaga. Apa saja hal yang tidak boleh kita lakukan di grup Whatsapp?

Share dan Share! Cuek Meski OOT

Sebagai anggota, adanya aturan memang membatasi kita. Jadi tidak bebas, jadi ribet dan hal-hal tidak nyaman lainnya. Mau share berita yang menurut kita seru, tapi aturan melarang kita share info di luar topik. Lalu kita harus bagaimana? Ikuti saja aturan ini, tahan nafsu share kita. Toh belum tentu semua orang butuh dan menganggap info yang kita share seru. Jadi, jangan out of topic (OOT) ya...

Tak Perlu Simak Diskusi

Akui saja, kebanyakan dari kita tidak membaca pesan yang cukup panjang apalagi harus membuat jempol melakukan scroll beberapa kali. Lebih banyak tidak kan? Nah, dengan menyimak baik-baik setiap pesan yang masuk di grup, sepanjang apapun pesan tetap kita baca. Dengan begitu setidaknya kita akan punya empati untuk memahami bagaimana rasanya dengan layar kecil harus membaca tulisan begitu panjang. Resiko kehilangan atau melewati obrolan penting yang seharusnya dibaca sangat besar. Jadi, selain merasakan derita membaca pesan panjang di grup, kita juga akan memahami alur diskusi di group tersebut.

Jangankan grup Whatsapp, forum dengan thread dan postingan yang teratur saja kita bisa tidak sengaja melewati beberapa postingan, dan mengajukan pertanyaan yang sama atau yang sudah jelas. Jadi, simak baik-baik. Kalau waktu terbatas, mungkin harus luangkan waktu khusus untuk menyimak grup tersebut.

Melanggar Aturan Admin

Aturan dibuat untuk kenyamanan bersama, meski membuat kita tidak nyaman. Namanya kumpulan manusia, ada saja yang tidak patuh dengan aturan. Kadang lupa, kadang memang menganggap melanggar sedikit tak apa-apa. Tapi jika orang lain melanggar, kamu merasa tidak nyaman berarti sudah seharusnya kamu mematuhi aturan bukan?

Kecuali jika kamu bergabung menjadi anggota hanya untuk merusak grup dan mood anggotanya. Aturan-aturan harus dipatuhi, selain menghargai admin, grup adalah channel informasi. Jika grup serius dengan topik khusus, sudah seharusnya kita filter apakah informasi yang kita share pas dengan topiknya? Jika tidak, maka urungkan.

Nah, jika sudah tahu hal-hal di atas dan menghindarinya, mungkin grup yang kamu ikuti bisa jadi grup yang berkualitas. Setidaknya berkurang satu orang yang berpotensi jadi perusak mood anggota lainnya. Perlu diingat, media sosial juga memiliki netiquette. Ya, Whatsapp juga termasuk media sosial lho. Jadi pandai-pandai lah menempatkan diri, membuat kita dan orang lain dari masalah. Kalau kamu rasa ada orang lain di grup yang melakukan 3 hal di atas, silahkan share tulisan ini pada mereka...

About Unknown

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

3 comments

  1. Jika dulu ada peribahasa "Mulutmu, harimaumu..." maka sekarang jadi "Jempolmu, harimaumu...".

    ReplyDelete