Pertama - yang dibutuhkan adalah akses internet dan gadgetnya
Karena kita akan membangun toko kita di dunia maya, tentu yang diperlukan adalah akses internet. Dan gadget untuk akses internet ini, bisa berupa smartphone, PC atau laptop. Tak harus PC, sebenarnya dari smartphone pun anda bisa membangun toko online. Tapi tentu saja levelnya berbeda ketika membangun toko online di social media atau blogger, dengan toko online yang menggunakan CMS seperti prestashop dan semacamnya.Kedua - daftar katalog produk
Gunakan DP di BBM, PP di whatsapp atau FB untuk secara bergantian menampilkan katalog produk anda. Pasang semua barang anda di website/blog disertai dengan keterangan yang lengkap dan sedetail mungkin. Lupakan cara membuat orang penasaran, yang malah memancing pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu karena belum tentu mereka pasar yang tepat untuk produk anda. Lebih baik jika ada calon pembeli yang menanyakan bagaimana cara membeli (sudah tahu harga), daripada mereka menanyakan harga dan ternyata itu di luar daya beli mereka bukan?Ketiga - tentukan jam kerja
Toko online akan dianggap buka 24 jam, meskipun anda sudah memasang pengumuman bahwa jam buka tokonya hanya dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Jadi terkadang harus disiplin dengan calon pembeli. Terkait hal ini, jika suatu saat anda bisa mengupayakan ada 2 gadget atau smartphone yang terpisah untuk urusan bisnis dan keluarga, pisahkanlah. Karena anda tak ingin diganggu dengan pertanyaan-pertanyaan dari calon pembeli di tengah malam. Dan percayalah, calon pembeli akan tetap berusaha mengontak anda di tengah malam ketika mereka menemukan barang yang mereka butuhkan di online shop anda. Tak masalah, jawab saja pertanyaan mereka besok pagi.Keempat - rekening bank dan internet banking
Rekening bank diperlukan, dan akan sangat baik jika anda bisa langsung melakukan cek saldo ketika ada pembeli yang mentransfer pembayaran. Untuk itu diperlukan internet banking yang membuat anda bisa merespon cepat ketika ada konfirmasi pembayaran dari pembeli.Jika membangun olshop hanya dengan mengandalkan social media seperti FB, instagram dan semacamnya, kita akan dipengaruhi oleh trend socmed yang sedang "in". Oleh karena itu, meski hanya menggunakan blog, setidaknya gunakan itu sebagai alamat toko online anda. Misalnya SepatuLucu.blogspot.com (gratisan), diikuti dengan FB Sepatu Lucu, instagram @sepatulucu dan seterusnya. Website atau blog ini ibarat toko fisik anda, sedangkan socmed seperti Fan Page di FB atau instagram, itu adalah marketernya. Mereka bisa menyasar customer baru, tetapi suatu saat socmed berganti tren, maka orang-orang akan berpindah ke socmed yang baru. Tak ingin kehilangan pelanggan yang sudah ada bukan? Lalu jika semua persiapan di atas sudah anda lakukan, bagaimana memulainya? Tentu saja, anda harus memberitahukan kepada dunia bahwa anda baru saja buka toko. Bagaimana caranya? Tunggu tulisan berikutnya.

No comments