![]() |
| Sandal dengan lafadz Allah, dari kaligrafi surat Al Ikhlas |
Foto sandal dengan lafadz Allah itu pertama kali diunggah di media sosial Facebook oleh Amal Jamaluddin. Di foto tersebut terlihat jelas penggalan surat Al Ikhlas, setelah diidentifikasi oleh Ustadz Azizi Mohammed Isa dari FoKS. Penggalan ayat Al Ikhlas dengan gaya kaligrafi Kufi Murobba yang harus dibaca melingkar searah jarum jam ini sekilas memang tidak jelas, kecuali tulisan Allah yang jelas terpampang. Dan memang terlihat ada usaha untuk menyamarkan desain tersebut dengan garis melintang.
Setelah beredar luas broadcast di berbagai media sosial, termasuk Whatsapp pada Senin, 12 Oktober 2015 dari Polres Gresik melakukan penyitaan 300 pasang sandal yang ada di pabrik sandal PT Pradipta Perkasa Makmur km 33,2 Jl. Raya Wringinanom Kab. Gresik.
Diduga sandal ini sudah beredar luas di Jawa Timur dan provinsi lainnya, karena sandal ini sudah diproduksi sejak September 2015 kemarin. Dan sejak merebaknya kasus ini, pihak pabrik sandal merek Glacio dan Clarudo ini mengaku sudah menghentikan produksi sandal tersebut sejak 10 Oktober 2015.
Rupanya umat Islam masih ada yang peduli dengan hal ini, pada Selasa, 13 Oktober 2015 massa dari GP Ansor Gresik menggerebek PT Pradipta Perkasa Makmur dan memberikan deadline hingga 15 Oktober 2015 untuk menghentikan produksinya dan menarik produk yang sudah beredar di pasaran.
Dari pihak pabrik mengaku tidak tahu tentang desain tersebut karena hanya membeli mesin cetaknya dari Cina. Apakah ini sebuah kesengajaan dari sebuah negara komunis yang notabene sangat benci Islam? Bisa ya bisa tidak. Tapi ada satu hal pasti yang bisa kita lakukan. Yaitu dengan tidak membeli produk mereka dan lebih teliti dalam membeli alas kaki. Anda tak mau kan, tanpa sadar menjadikan Al Qur’an sebagai alas kaki?

No comments